Kata Seru Bahasa Inggris (Interjection)

Pengertian Interjection

Interjection adalah ucapan pendek yang digunakan untuk mengungkapkan emosi. Kata seru bahasa Inggris ini merupakan satu dari delapan part of speech.

Penggunaan Interjection

Interjection yang lebih banyak digunakan pada speaking daripada writing (sangat jarang pada formal atau academic writing), bisa berdiri sendiri maupun masuk di dalam kalimat. Jika berada di dalam kalimat, interjection tidak atau hampir tidak memiliki hubungan gramatikal dengan kalimat tersebut.

Tanda Baca pada Interjection

Interjection biasa diikuti oleh tanda baca koma (comma) atau seru (exclamation mark). Kadang-kadang dapat diikuti oleh tanda tanya (question mark).

Koma biasanya untuk mild interjection dimana kebanyakannya berupa parenthetical element yang dipisahkan oleh satu koma jika terletak pada awal kalimat atau satu set koma jika terletak di tengah kalimat, sedangkan tanda seru digunakan pada strong interjection untuk mengungkapkan seruan yang lebih kuat seperti terkejut, marah, kegembiraan, maupun perasaan mendalam lainnya. Kadangkala ekspresi terkejut dapat pula dengan menggunakan tanda tanya.

Contoh Interjection

Contoh InterjectionContoh Interjection dalam Kalimat
Ah (ekspresi senang)“Ah, the weather is good.”
Aha (mengerti, keberhasilan)“Aha! Then you act as if you don’t know anything.”
Alas (ekspresi sedih atau kasihan)“Alas, he failed.”
Argh (ekspresi kesal, marah, frustasi)“Argh, I did many mistakes!”
Aw (menyesal atau kasihan pada orang lain)“Aw, you make her cry.”
Bah (meremehkan, jengkel)“Bah, he makes me laugh!”
Boo (penolakan, penghinaan)“Boo, get away from here!”
Dear (ekspresi terkejut atau kasihan)“Oh dear, are you ok?”
Eek (terkejut, takut)“Eek, a cockroach on my foot!”
Eh (meminta pengulangan atau konfirmasi)“Eh? I didn’t hear you.”
Er (ekspresi ragu-ragu)“His name is…er…Deni.”
ew, eww (jijik)“eww, your socks smell bad.”
Grr (marah, menggeram)“grr, I’ll smack him!”
Hello (ekspresi sambutan)“Hello. How are you?”
Hey (meminta perhatian, ekspresi terkejut)“Hey! He comes!”
“Hey! It’s cool.”
Hi (ekspresi sambutan)“Hi! Come and join us.”
Hmm (ekspresi ragu-ragu atau ketidaksetujuan)“Hmm. I’ll answer you later.”
Huh (terkejut acuh tak acuh, konfirmasi)“huh, you’re great.”
“You made her angry, huh?”
Mmm (ekspresi senang)“mmm, this cake is yummy.”
oh, o (ekspresi terkejut, ekspresi perkiraan, ekspresi rasa sakit)“Oh! It was you.”
“Oh, around 21 milles.”
“Oh, I’m dizzy.”
Ooh (takjub)“Ooh, the most advanced car that I’ve ever seen.”
ooh-la-la (olok-olok halus)“In red top to toe? Ooh-la-la!”
Oops (terkejut dengan kesalahan sendiri)“Oops, I stepped your shoes.”
Ouch (ekspresi rasa sakit)“Ouch! It hurts!”
Oy (meminta perhatian)“Oy! Look at me!”
Pff (tidak terkesan)“Pff, My little brother can do better than him.”
tsk-tsk, tut-tut (kecaman)“Tsk-tsk, he made me wait for two hours.”
Uh (ekspresi ragu-ragu)“Uh. I’ve no clue.”
uh-huh (ekspresi setuju)A: “Should we come to the meeting?”
B: “uh-huh.”
uh-oh (khawatir, cemas)“uh-oh, the debt collector will arrive soon.”
um, umm (ekspresi ragu-ragu)“He lives on…um…Wolter Monginsidi Street.”
Well (ekspresi terkejut)“Well you really do that!”
Whoa (bingung, heran, takjub)“Whoa, she made it byherself”
Wow (terkejut)“wow, It’s great idea.”

Interjection yang banyak dan beragam membuat penerapannya dalam kalimat juga banyak dan beragam pula. Karena itu, berdasarkan penggunaannya dalam kalimat, interjection dalam Bahasa Inggris dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Beginning (awal kalimat)
  2. Middle (tengah kalimat)
  3. End (akhir kalimat)

Untuk memahaminya secara lebih jauh, mari kita membahas materi ini secara satu per satu. Dan berikut ini kami cantumkan contoh kalimat – kalimat Interjection dalam bahasa inggris, baik yang penggunaannya di awal kalimat, tengah kalimat, maupun akhir kalimat.

1. Beginning (awal kalimat)

Interjection yang biasanya terdapat di awal kalimat. Berikut ini adalah contoh interjection:

  • Oh no! I can’t believe that I was lossing my job again
    Oh no! disini mengekspresikan emosi kecewa dan sedih karena kehilangan pekerjaan
  • Oops! Sorry, I will clean the table from the ink spill
    Oops disini mengekspresikan emosi ketidaksengajaan karena menumpahkan tinta di meja
  • Aha! Finally I found my car key!
    Aha! disini mengekspresikan emosi rasa senang karena menemukan kunci mobilnya
  • Gosh! You scared me out with those creepy dolls
    Gosh! Disini mengekspreikan emosi kaget karena rasa takut terhadap boneka – boneka yang tampak seram
  • Eew! Throw that trash away!
    Eew! Disini mengekspresikan rasa jijik terhadap sampah
  • Ouch! It hurts my arm!
    Ouch! Disini mengekspresikan rasa sakit
  • Dang! I missed that car racing competition again!
    Dang! Disini mengekspresikan rasa kesal karena tidak mengikuti (ketinggalan) kompetisi mobil balap
  • Mmm! This is the most delicious food I ever tasted!
    Mmm! Disini mengekspresikan rasa nikmat karena makanan yang dirasakannya sangat enak

2. Middle (tengah kalimat)

Interjection yang biasanya terdapat di awal kalimat. Berikut ini adalah contoh interjection:

  • Did not you see that! Oh Gosh! It was a terrible accident, both passager died at the moment!
    Oh Gosh! Disini mengekspresikan rasa terkejut (kaget) dan ngeri
  • I think she has tried enough…er…but the result is not like what we expected
    Er, disini mengekspresikan rasa ragu (bimbang) karena hasil yang didapatkan tidak sesuai dengan usaha yang telah dilakukan wanita itu.
  • You should follow that test. Oh dear, I know you can nailed it
    Oh dear, disini mengekspresikan rasa sayang (disayangkan) karena dia (seseorang yang lain) tidak mengikuti tes
  • Finally, we are graduated! Yay!! I am so happy
    Yay! Disini mengekspresikan rasa senang karena telah lulus
  • I do not want to be fat but, um, I love chocolate very much
    Um, disini menunjukkan jeda pada kalimat yang sedang dikatakannya
  • Wait, wait I think I know him…uh…is he Robert Dalas?
    Uh, disini menunjukkan jeda (sedang berpikir)

3. End (akhir kalimat)

  • So, she has accepted your offering? Wow!
    Wow! Disini mengekspresikan rasa terkejut
  • My English teacher mad at me, hmph!
    Hmph, disini mengekspresikan rasa tidak senang (kesal)
  • I can not believe that we finished all the projects, whew!
    Whew! Disini mengekspresikan perasaan takjub
  • Manchester United won the game last night! Yeah!
    Yeah! Disini mengekspresikan perasaan senang
  • So, she is giving us a new homework again, huh?
  • Huh? Disini mengekspresikan perasaan bingung akan pr yang diberikan

Penggunaan Punctuation dalam Kalimat Interjection

Dalam penggunaannya, ternyata interjection tidak hanya di dampingi oleh tanda seru (!). Tetapi, bisa juga di dampingi oleh beberapa tanda baca lainnya. Tanda baca lainnya meliputi tanda koma (,) dan tanda tanya (?) dan Punctuation lainnya.

Penggunaan tanda koma biasanya digunakan untuk mengekspresikan emosi yang menengah atau biasa. Sedangkan penggunaan tada seru untuk ekspresi yang lebih kuat dan dominan, seperti senang, terkejut, dsb. Dan penggunaan tanda tanya biasanya digunakan pada pernyataan retoris, dimana seseorang itu sebenarnya sudah mengetahui jawaban dari kondisi yang dialaminya atau pernyataan yang dia buat memang seharusnya tidak dijawab karena secara umum semua orang sudah mengetahui jawabannya

Untuk lebih mudah memahaminya, berikut ini kami cantumkan kembali contoh – contoh kalimat Interjection dalam Bahasa Inggris.

  1. Uh, can we go out this creepy house now?
  2. Um, mommy I am hungry
  3. Er, can you buy me some foods in the new store besides the police station?

Ketiga contoh interjection di atas tersebut yaitu uh, um, dan er adalah contoh interjection yang didampingi oleh tanda baca tanda koma (,) Bisa dilihat dari ketiga kalimat tersebut, bahwa kalimat – kalimat tersebut bukanlah kalimat yang memiliki emosi yang tidak kuat  (lemah) dan terkesan biasa – biasa saja.

  1. Whoah! Look at that, we are on the top of the mountain.
  2. Hi! Introduce your self new kid
  3. Hey! I found again here

Ketiga contoh interjection di atas tersebut yaitu whoah, hi, dan hey adalah contoh interjection yang didampingi oleh tanda baca tanda seru (!). Bisa dilihat dari ketiga kalimat tersebut, bahwa kalimat – kalimat tersebut bukanlah kalimat yang memiliki emosi yang kuat dan terkesan kuat dan berbeda.

  • You make your little sister crying again, huh?

contoh Interjection di atas tersebut yaitu huh adalah contoh interjection yang didampingi oleh tanda baca tanda tanya (?). Bisa dilihat dari kalimat tersebut, bahwa kalimat  tersebut adalah kalimat retoris yang tidak menginginkan jawaban. Di mana sang penanya dan penawab sudah mengetahui jawaban yang sebenarnya (bahwa adik kecilnya dibuatnya menangis lagi).

Terkadang, memang perlu untuk masuk ke dalam contoh kalimat agar kita bisa lebih memahami materi yang ingin kita pelajari. Jadi, jangan pernah jemu untuk membaca dan tetap membaca materi dan kalimat yang panjang, karena tak jarang juga kalian akan lebih memahami pernyataan dengan kalimat panjang dibandingkan pernyataan dengan kalimat yang singkat.

Nah sekian dulu materi dari kami untuk pertemuan kita kali ini, saya harap materi ini bisa membantu Anda semua yang sedang kesulitan dalam mempelajari interjection, terutama punctuation dalam interjection. Jangan pernah lelah dan jemu dalam belajar Bahasa Inggris bersama kami. Tetap semangat dan goodluck!

Tinggalkan Komentar

error: Content is protected !!
Scroll to Top