Pengertian, Macam – macam, Jenis dan Fungsi Kata Kerja (Verb)
Pengertian Verb
Verb (kata kerja bahasa Inggris) adalah suatu kata yang berfungsi untuk menunjukkan tindakan dari subject, menunjukkan peristiwa atau keadaan. Ini merupakan satu dari delapan Part of speech
Macam-Macam Verb :
Perubahan Bentuknya Kata Kerja Verb :
1. V1 (Simple Form/ Bare infinitivee)
Contoh:
Act
Wait
Repeat
Consist
Count
Clean
Learn
End
Answer
2. V2 (Simple Past)
Contoh:
Acted
Waited
Repeated
Consisted
Counted
Cleaned
Learned
Ended
Answered
3. V3 (Past Participle)
Contoh:
Acted
Waited
Repeated
Consisted
Counted
Cleaned
Learned
Ended
Answered
4. V-ing (Present Participle)
Contoh:
Acting
Waiting
Repeating
Consisting
Counting
Cleaning
Learning
Ending
Answering
5. Vs/es (Additional infinitive)
Contoh:
Acts
Waits
Repeats
Consists
Counts
Cleans
Learns
Ends
Answers
6. To + V1 (To infinitive)
Contoh :
To act
To wait
To consists
To count
To clean
To learn
To end
To answer
Regular vs Irregular Verb
Untuk mempermudah pemahaman, kami akan gunakan verbs yang lazim ditemui atau telah familer dalam kehidupan/percakapan sehari-hari.
Regular Verb
Kata kerja beraturan merupakan verb yang dapat berubah sesuai dengan keterangan waktu, namun dengan bentuk penulisan masih bersumber dari kata aslinya. Pada penerapannya, akhiran kata diberi huruf “d” atau “ed” untuk bentuk pertama. Regular Verb paling sering dipakai untuk kalimat Past Tense.
Regular Verb juga berlaku pada bentuk ketiga untuk kalimat Past Participle dan tidak memiliki perbedaan dengan bentuk kedua. Inilah mengapa jelas disebut Kata Kerja Beraturan, karena hanya berpengaruh pada penambahan suffix “d” dan “ed” saja. Contohnya adalah kata “Play” menjadi “Played
Contoh REGULAR VERBS
| V1 | V2 | V3 | Ving | Vs/es | To +V1 |
| Stop | Stopped | Stopped | Stopping | Stops | To Stop |
| Wait | Waited | Waited | Waiting | Waits | To Wait |
| Clean | Cleaned | Cleaned | Cleaning | Cleans | To Clean |
| Study | Studied | Studied | Studying | Studies | To Study |
| Play | Played | Played | Playing | Plays | To Play |
| Help | Helped | Helped | Helping | Helps | To Help |
| Move | Moved | Moved | Moving | Moves | To Move |
| Open | Opened | Opened | Opening | Opens | To Open |
| Close | Closed | Closed | Closing | Closes | To Close |
| Need | Needed | Needed | Needing | Needs | To Need |
| Start | Started | Started | Starting | Starts | To Start |
| Love | Loved | Loved | Loving | Loves | To Love |
| Hope | Hoped | Hoped | Hoping | Hopes | To Hope |
| Look | Looked | Looked | Looking | Looks | To Look |
| Finish | Finished | Finished | Finishing | Finishes | To Finish |
| Watch | Watched | Watched | Watching | Watches | To Watch |
| Walk | Walked | Walked | Walking | Walks | To Walk |
Irregular Verb
Jika diketahui terdapat kata kerja beraturan maka dapat pula berlaku sebaliknya. Salah satunya dikenal dengan sebutan Irregular Verb. Bentuknya dapat berubah-ubah tanpa memperhatikan kaidah aturan verb yang normal. Kata Kerja Tak Beraturan ini digunakan untuk kalimat Past Tense dan Past Participle.
Bila ditinjau secara lebih terperinci, Irregular Verb dapat dibagi menjadi tiga jenis. Tipe pertama adalah bentuk kedua dan ketiganya tidak berubah sama sekali dari bentuk pertamanya. Misalnya untuk kata “cut”, “put”, “cost”, hurt dan sebagainya. Kemudian untuk tipe kedua dan ketiganya adalah sebagai berikut:
- Kata kerja dengan bentuk kedua dan ketiga ditulis serupa namun berbeda dari bentuk pertama. Verb dengan akhiran “-ch”,”-f”,”-k”,”-p”,”-x”,”-sh” dan “-s”. Contohnya kata “buy” menjadi “bought” untuk Verb II dan tetap “bought” pada Verb III.
Kata Kerja bentuk pertama sama sekali berbeda dengan bentuk kedua dan ketiga. Contohnya kata “eat” menjadi “ate” untuk Verb II kemudian menjadi “eaten” pada Verb III
Contoh IRREGULAR VERBS
| V1 | V2 | V3 | Ving | Vs/es | To + V1 |
| Put | Put | Put | Putting | Puts | To Put |
| See | Saw | See | Seeing | Sees | To See |
| Cut | Cut | Cut | Cutting | Cuts | To Cut |
| Go | Went | Gone | Going | Goes | To Go |
| Eat | Ate | Eaten | Eating | Eats | To Eat |
| Forgive | Forgave | Forgiven | Forgiving | Forgives | To Forgive |
| Sing | Sang | Sung | Singing | Sings | To Sing |
| Write | Wrote | Written | Writing | Writes | To Write |
| Read | Read | Read | Reading | Reads | To Read |
| Make | Made | Made | Making | Makes | To Make |
| Pay | Paid | Paid | Paying | Pays | To Pay |
| Spend | Spent | Spent | Spending | Spends | To Spend |
| Stand | Stood | Stood | Standing | Stands | To Stand |
| Tell | Told | Told | Telling | Tells | To Tell |
| Speak | Spoke | Spoken | Speaking | Speaks | To Speak |
| Wear | Wore | Worn | Wearing | Wears | To Wear |
| Ride | Rode | Ridden | Riding | Rides | To Ride |
| Draw | Drew | Drawn | Drawing | Draws | To Draw |
| Fall | Fell | Fallen | Falling | Falls | To Fall |
| Fight | Fought | Fought | Fighting | Fights | To Fight |
7. Phrasal Verb
Verb tidak selalu berbentuk simple dengan hanya terdiri dari satu kata, melainkan mungkin berupa frasa yang disebut phrasal verb. Frasa tersebut merupakan hasil kombinasi dengan adverb (kata keterangan) dan/atau preposition (kata depan). Sebagian phrasal verb maknanya dapat ditebak dari tiap kata penyusunnya, sedangkan sebagian yang lain tidak karena bermakna ungkapan.
Contoh Phrasal Verb:
call on
carry out
get in
give away
make up
read over
run out
take off
turn off
wake up
Contoh Kalimat Phrasal Verb:
| 1 | The cake has run out. (Kue tersebut sudah habis.) |
| 2 | Turn off the light before leaving the room. (Matikan lampu sebelum meninggalkan ruangan.) |
Jenis Kata Kerja (Verb)
1. Transitive dan Intransitive Verb
- Transitive verb adalah kata kerja yang diikuti direct object yang menerima aksi dari subject,
- sementara intransitive verb tidak karena aksi yang dilakukan subject memang tidak melibatkan direct object.
Contoh Transitive dan Intransitive Verb
| transitive verb | intransitive verb |
| Bring buy hit send want | arrive come listen sneeze work |
Contoh Kalimat Transitive dan Intransitive Verb
| 1 | He sent me a postcard. (Dia mengirimi saya kartu pos.) |
| 2 | Cheryl often sneezes while cleaning house. (Cheryl sering bersin-bersin ketika membersihkan rumah.) |
2. Linking Verb
Linking verb menghubungkan subject of sentence dengan pelengkapnya (complement).
Contoh Linking Verb:
| feel look smell sound taste become continue grow seem be (am, is, are, was, were, be, been, being) |
Contoh Kalimat Linking Verb:
| 1 | She is young and beautiful. (Dia muda dan cantik.) |
| 2 | You look gorgeous. (Kamu terlihat sangat menarik.) |
Fungsi kata kerja :
1. Ordinary dan Auxiliary Verb
Ordinary verb merupakan kata kerja utama ( main verb ).
Ciri :
- hanya satu dalam kalimat
- hanya satu dalam kalimat
- muncul setelah kata kerja bantu (auxiliary verb)
Auxiliary verb merupakan kata kerja yang muncul sebelum kata kerja utama (main verb). Kata kerja bantu ini dapat dibedakan menjadi
- primary auxiliary verb (be, do, have)
- modal auxiliary verb (can, could, may, might, will, would, shall, should, must)
- phrasal modal (be able to, be going to, ought to, used to, etc)
Primary auxiliary verb berfungsi untuk menguatkan makna kata kerja utama.
Contoh Kalimat Primary Auxiliary Verb:
| 1 | He is working now. (Dia sedang bekerja sekarang.) |
| 2 | Your payment has been received. (Pembayaranmu telah diterima.) |
Modal auxiliary verb dapat digunakan untuk mengekspresikan antara lain: willingness (kemauan), ability (kemampuan), possibility (kemungkinan), suggestion (saran) atau advice (nasehat).
Contoh Kalimat Modal Auxiliary Verb:
| 1 | I’ll give you a glass of water. (Saya akan memberimu segelas air.) willingness |
| 2 | We should meet up sometime. (Kita harus bertemu kapan-kapan.) suggestion |
Phrasal modal merupakan modal yang biasanya diawali dengan “be” atau “have” dan/tanpa diakhiri dengan “to”.
Contoh Kalimat Phrasal Modal:
| 1 | Dodi has to work on Saturday. (Dodi harus bekerja di hari sabtu.) |
| 2 | My father used to have goldfish and koi. (Ayah saya dulu memiliki ikan mas dan koi.) |
Gabungan auxiliary dengan main verb disebut verb phrase.
2. Causative Verb
Causative verb untuk menunjukkan bahwa subject membuat seseorang atau sesuatu melakukan suatu aksi. Let, make, have, dan get merupakan beberapa causative verb yang paling populer.
Contoh Kalimat Causative Verb:
| 1 | He won’t let me see his phone. (Dia tidak akan membiarkan saya melihat ponselnya.) |
| 2 | I had my house renovated last week. (Rumah saya direnovasi minggu lalu.) |
3. Voice dan Mood Verb
Voice berguna menyatakan apakah suatu subject melakukan atau menerima aksi.
- Active voice berarti subject melakukan aksi,
- sedangkan passive voice berarti subject menerima aksi.
Adapun mood di dalam bahasa Inggris berfungsi untuk menunjukkan sikap penulis atau pembicara terhadap apa yang ditulis atau diucapkan. penyampaian lisan merasakan tentang sesuatu yang dikatakannya sendiri. Sedangkan dalam bentuk tekstual lebih mengarah pada menuangkan ide atau pikirannya lewat tulisan pada media tertentu.
Mood dari sebuah kalimat atau pengucapan diperlihatkan melalui predikat atau kata kerja di dalam isi kalimat tersebut Mood dapat dibedakan menjadi
- indicative (untuk membuat pernyataan), Merupakan kata kerja dalam bentuk pernyataan atau mengajukan pertanyaan maupun pendapat seakan-akan opini subjek tersebut benar adanya. Selain itu dapat digunakan untuk memberitahukan mood sebagai kenyataan atau menolak kenyataan
- subjunctive (untuk mengekspresikan unreal situation (conditional, wish, as if / though), requirement, atau suggestion),
- dan imperative (untuk memberikan perintah, peringatan, nasehat, instruksi, maupun permintaan).
Contoh Kalimat Voice dan Mood:
| 1 | I have cleaned my room. (Saya telah membersihkan kamar saya.) active voice |
| 2 | The book was edited by Beatrice Sparks. (Buku itu disunting oleh Beatrice Sparks.) passive voice |
| 3 | The weather is cold. (Cuacanya dingin.) indicative mood |
| 4 | I wish the teacher were nice to me. (Saya berharap guru itu baik pada saya.) subjunctive mood |
| 5 | Don’t give up ! (Jangan menyerah.) imperative mood |
4. Verbal
Verbal adalah kata yang terbentuk dari kata kerja namun berfungsi sebagai part of speech lain. Kata tersebut meliputi
- gerund (-ing) yang berfungsi sebagai noun (kata benda);
- infinitive (to + verb) yang berfungsi sebagai noun, adjective (kata sifat), dan adverb (kata keterangan); dan
- participle (-ed dan -ing) yang berfungsi sebagai adjective.
Contoh Kalimat Verbal:
| 1 | He hates waiting. (Dia benci menunggu.) gerund yang berfungsi sebagai noun (direct object) |
| 2 | To travel this week is a bad idea. (Bepergian minggu ini adalah ide yang buruk.) infinitive phrase yang berfungsi sebagai noun (subject) |
| 3 | Have you ever had a broken heart? (Pernahkah kamu patah hati?) participle berfungsi sebagai adjective yang menerangkan heart |
5. Action dan Stative Verb
- Action verb adalah kata kerja untuk menyatakan bahwa subject sedang melakukan suatu aksi atau untuk menyatakan bahwa sesuatu terjadi,
- sementara stative verb tidak untuk menyatakan aksi melainkan untuk menyatakan kondisi yang tidak berubah atau cenderung tidak berubah.
Contoh Action dan Stative Verb
| action verb | stative verb |
| Eat listen play study walk | have love prefer seem owe |
Contoh Kalimat Action dan Stative Verb
| 1 | They walked hand in hand. (Mereka berjalan bergandengan.) action |
| 2 | I prefer tea to coffee. (Saya lebih suka teh daripada kopi.) stative |
6. Finite dan Non-Finite Verb
- Finite verb adalah kata kerja yang dipengaruhi tense (present atau past) dan agreement (persesuaian) dengan subject dalam hal person (first/second/third) dan number(singular/plural),
- sedangkan non-finite verb tidak.
Kelompok kata kerja yang termasuk finite verb yaitu :
transitive dan intransitive verb, action dan stative verb, linking verb, dan auxiliary verb
.
Adapun yang termasuk non-finite verb antara lain:
present participle (-ing form), past participle (-ed form), infinitive (to + verb), dan bare infinitive.
Contoh Kalimat Action dan Stative Verb
| 1 | You are growing up so fast. (Kamu berkembang sangat cepat.) finite verb, stative verb |
| 2 | You’re growing up so fast. non-finite verb, present participle |
